Manajemen Waktu ala Mama Digital


Sebagai Mama Digital, manajemen waktu di rumah tentu menjadi hal yang sangat penting. Mengapa sangat penting? Karena berkaitan dengan pelaksanaan semua kegiatan rumah yang menunjang Mama sebagai Mama Digital.


Seperti pengalaman pribadi saya, jika tidak mekakukan pengaturan atau manajemen waktu yang baik, maka semua pekerjaan justru terbengkalai. Baik itu pekerjaan domestik di rumah, mengasuh anak-anak dan melakukan pekerjaan-pekerjaan di dunia digital.


Setelah berusaha memiliki manajemen waktu dengan baik, pekerjaan rumah dan 'pekerjaan digital' saya bisa dikerjakan dengan baik dan hasilnya pun cukup optimal. 


Bagaimana cara manajemen waktu ala Mama Digital? Berikut tips yang bisa Mama terapkan di rumah, ya.


1. Membuat Target Mingguan


Membuat target pekerjaan yang harus diselesaikan selama seminggu, cukup membantu lho, Ma. Karena kita bisa melihat 'sebaran' kesibukan kita atau kegiatan-kegiatan yang akan kita lakukan selama satu minggu. 


Target pekerjaan mingguan membuat kita bisa melihat, mana pekan yang sangat sibuk? cukup sibuk? atau tidak sibuk. Dengan begitu, kita bisa membuat skala prioritas dalam mengerjakan semua pekerjaan-pekerjaan. Bisa jadi, dalam pekan yang sangat sibuk, kita harus mendelegasikan tugas domestik kepada orang lain. Atau ketika pekan tidak sibuk, kita bisa melakukan hobi kita yang lain, atau membuat konten kreatif lainnya karena memiliki waktu yang cukup luang.


2. Membuat to do list Harian


Setiap hari, kita bisa membuat to do list pekerjaan di rumah. Mulai dari pekerjaan domestik maupun pekerjaan digital lainnya. Dengan membuat to do list, kita bisa memperkirakan kapan pekerjaan itu diselesaikan, jangan sampai terlena dengan pekerjaan yang lain atau teralihkan oleh scroll media sosial.

 

To do list juga bisa dilakukan sebagai pengingat pekerjaan apa yang belum dan sudah dikerjakan. Kita bisa mencoret pekerjaan yang sudah kita lakukan. Biasanya, dengan mencoret pekerjaan yang sudah dilakukan, kita memiliki 'kepuasan tersendiri' karena sudah melakukan beberapa pekerjaan di hari tersebut.


3. Tidak Multitasking (Singletasking)


Tahukah Mama? Menurut beberapa penelitian, ternyata melakukan Multitasking justru menurunkan kinerja otak. Karena otak dipaksa untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan secara bersamaan. Dan tahukah Mama? Sebenarnya yang sering kita lakukan adalah Switching atau berganti/berpindah pekerjaan dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Jadi, bukan melakukannya secara bersamaan. Karena orang yang benar-benar bisa multitasking hanyalah beberapa persen saja di dunia ini.


Maka dari itu, multitasking justru menurunkan kinerja otak dan menghasilkan pekerjaan yang tidak optimal. Jadi, lebih baik Mama melakukan pengelompokan waktu untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu, melakukannya dengan fokus dan tidak sambil mengerjakan pekerjaan yang lainnya.


4. Melakukan Evaluasi Berkala


Setelah Mama memiliki target mingguan dan to do list harian, Mama juga bisa melakukan evaluasi terhadap pencapaian yang sudah Mama buat. Apakah semua pekerjaan sudah diselesaikan dengan baik? atau banyak target yang ternyata tidak tercapai?


Mama bisa melakukan evaluasi terhadap kinerja Mama. Apa hal yang harus dilakukan agar semua bisa terlaksana dengan baik? Dan pekerjaan apa yang mungkin harus dikurangi? Mama bisa melihat itu semua setelah melakukan evaluasi.


5. Konsisten


Kunci dari kesuksesan mengatur waktu dengan baik di rumah adalah konsisten. Konsisten terhadap rules yang sudah Mama buat, dan Mama juga konsisten untuk melaksanakan dan mengevaluasinya. Karena biasanya, jika Mama sudah konsisten dengan jadwal yang Mama buat sendiri, maka selanjutnya dengan sendirinya Mama akan terbiasa dan menjadi disiplin terhadap aturan yang sudah Mama buat.


Bagaimana? Apakah Mama punya cara untuk mengatur jadwal pekerjaan-pekerjaan Mama di rumah sebagai Mama Digital? Jika iya, yuk sharing di kolom komentar.


***


Penulis @tettytanoyo


Tidak ada komentar: